Mengutip artikel di arstechnica.com, ada hal yang menarik untuk disimak bersama tentang klaim yang ditulis oleh Gartnet tentang jatuhnya Windows, sebuah Sistem Operasi yang paling banyak dipakai di jagat ini yang menyatakan bahwa Sistem Windows akan mengalami Colap. Sebuah klaim yang mungkin sangat bombastis, sebab siapapun tahu kalau Sistem Operasi tersebut yang paling mendominasi diantara sistem yang ada didunia ini, misalnya Linux, dan Mac Os X.
Namun yang paling penting artikel tersebut bukannya benarkah Windows akan mengalami kolap, atau sedang lagi sekarat, tetapi mengapa Gartner membuat sebuah artikel tersebut kalau bukan ada sebabnya. Arstechnica memberikan beberapa hal mengapa Windows mengalami masalah.
Sebagaimana diketahui teknologi yang dipakai Windows yang terbaru saat ini masih merupakan sebuah kebijakan teknologi yang hidup 25 tahun yang lalu. Disisi lain perkembangan teknologi Hardware Komputer mengalami peningkatan yang cukup pesat. Sebut saja Grafik Adapter, Prosesor, Memori dan Ruang Penyimpanan Data. Perkembangan tersebut tidak diimbangi dengan kebijakan teknologi didalam Windows yang cukup memadai.
Menilik pada masa lampau, hal tersebut terjadi pada Apple di era 1990. Apple tidak mengalami perkembangan apa-apa untuk mengimbangi perkembangan teknologi hardware komputer dimasa itu. Lambat laun akhirnya kolaps atau bisa dikatakan mati suri menjelang Tahun 1999 bahkan di tahun 2001 harus tersapu arus karena direleasenya Windows XP.
Apple lambat laun sadar akan kesalahan kebijakan yang dibuat. Dengan didasarkan pada teknologi The Next, Apple merubah secara drastis teknologi Sistem Operasinya yang telah memasuki abad 21. Dikembangkanlah Core Audio, Core Video, Core Grafis yang disesuaikan dengan teknologi hardware terbaru. Disisi lain Apple mengadaptasi Sistem BSD (varian Unix) yang terkenal aman dan stabil untuk memasuki dunia abad 21, yakni Jaringan dan Internet. Perkembangan Apple tersebut tidaklah mudah, namun lambat laun akhirnya produsen mengetahui bahwa dengan core sistem yang dibangun oleh Apple memberi dampak akan kestabilan aplikasi yang dibuat oleh Pihak Ketiga. Dengan demikian Apple sampai saat ini mengalami kemajuan pesat untuk menyongsong kemajuan teknologi di era abad 21.
Disisi lain, Windows tidak belajar akan perubahan yang terjadi pada Apple. Teknologi Windows terpaku pada teknologi yang dikembangkan pada Windows NT bahkan sampai pada pembuatan Windows Vista yang masih menggunakan teknologi tersebut. Transisi core sistemnya berjalan lambat. Bahkan beberapa pihak telah mengklaim bahwa Vista mengalami crash pada Harware terbaru bahkan dengan Label “Vista Compatible”.
Pandangan Gartner akan masuk akal, apabila Windows tidak merubah secara drastis teknologi yang dimilikinya. Bahkan terdengar informasi kalau Tahun 2009, Microsoft akan meluncurkan realase terbarunya terhadap Windows. Lihatlah secara fisik saja yang dilihat dari sisi Desktop, Windows Vista dengan aeronya menjadi bahan celaan karena perkembangan interface yang dialami oleh Linux misalnya yang telah berkembang pesat dengan mampu menyuguhkan tampilan 3 dimensi. Sedangkan disisi lain Apple telah menampilkan interface yang sangat cantik dengan menghadirkan “Stack”, Interface Windows Vista tampak biasa saja.
Klaim Gartner mari kita tunggu, Windows akan kolaps atau semakin bersinar !!!.